Cara Melunasi Utang Kartu Kredit

dikutip dari Republika, 24 Januari 2010

Assalamualaikum wr wb,
Saya punya utang di Citibank sebesar Rp 10 juta, kalau pembayaran normal berarti saya harus bayar per bulan minimal Rp 1 juta, adakah solusi agar saya bisa bayar ke Citibank per bulannya Rp 600 ribu misalnya, Pak.
Setahu saya di Citibank kalau ada masalah seperti saya, ada program keringanan pembayaran, mohon advisnya, terima kasih.

Denny C

Jawaban:

Waalaikumsalam wr wb,

Mohon maaf Pak, yang bapak maksud utang pada Citibank ini bentuknya utang seperti apa ya?

Karena setiap produk kredit memiliki fitur yang berbeda-beda tentunya. Dari keterangan Bapak, bahwa utang Rp 10 juta harus bayar Rp 1 juta, saya asumsikan ini adalah utang kartu kredit ya, Pak.

Jika utangnya dalam bentuk kartu kredit, sesuai dengan ketentuan, pembayaran minimalnya adalah 10 persen dari saldo terakhir. Jika Bapak dalam kondisi kesulitan untuk membayar jumlah minimal tersebut, bisa saja diajukan permintaan keringanan pada pihak bank. Tapi, biasanya hal ini akan makan waktu dan belum tentu disetujui. Sebab, pada prinsipnya, yang namanya utang memang harus dibayar sesuai dengan perjanjian yang sudah Anda sepakati bersama bank.

Saran dari saya Pak, analisis masalah apa yang terjadi sehingga Bapak tidak bisa membayar sejumlah minimal tersebut. Kalau masalah ini bersifat permanen, misalnya karena kehilangan pekerjaan, maka sebaiknya Anda mengajukan supaya saldo kartu kreditnya diubah menjadi kredit tanpa agunan.

Dengan kata lain, Anda mengajukan pinjaman baru dengan skema kredit tanpa agunan, lalu pinjaman tersebut dibayarkan untuk melunasi kartu kredit. Nah, kredit dalam bentuk KTA ini biasanya memiliki besaran cicilan yang lebih kecil, namun fixed. Jadi, kalau sudah setuju dengan jumlah cicilan tertentu, maka cicilannya harus dibayar sejumlah itu, tidak bisa kurang dan tidak bisa lebih.

Jika masalahnya terjadi karena tidak bisa mengendalikan masalah belanja Anda, padahal sudah jelas penghasilan tidak cukup untuk membayar tagihan kartu kreditnya, maka sangat disarankan untuk langsung menutup kartu kreditnya setelah dilunasi.

Namun, kalau masalah yang dihadapi adalah masalah yang sifatnya temporer 1-2 bulan saja, misalnya karena Anda sakit dan uang pembayaran terpakai untuk biaya sakit. Maka akan lebih baik jika tetap mengangsur seperti biasa. Tentunya Anda akan kena denda yang cukup besar karena tidak membayar atau kurang bayar, tapi toh denda itu akan tetap terjadi kalaupun memilih alternatif pertama di atas. Yang penting adalah, di bulan depan Anda membayar lebih besar dari cicilan minimalnya.

Demikian yang dapat kami sarankan untuk Anda, Pak.

Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan

Tidak ada komentar: