Labels

Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan

10 Cara Mengembangkan Karier Anda

Pekerjaan yang lebih baik tidak saja akan memberi pendapatan lebih, tapi juga kesehatan. "Jika Anda menyukai pekerjaan Anda, maka Anda seolah punya lima hari tambahan setiap pekan," kata Devora Zack, penulis “Networking for People Who Hate Networking”. Terapkan langkah berikut, dan Anda akan menikmati waktu Anda di kantor, tidak peduli berapa lama waktu kerja Anda.

1. Jaringan, jaringan, jaringan.
Ini bukan hanya untuk para penganggur. "Jaringan adalah kunci membuka kesempatan," kata Holly Paul, bos rekrutmen di PricewaterhouseCoopers. Manfaat memiliki jaringan: mengetahui peluang baru yang menarik minat Anda dan menemui orang-orang yang dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan.

Jadi bagaimana Anda melakukannya? Apa saja, tapi Zack merekomendasikan untuk mengundang satu atau dua rekannya yang tidak bekerja satu tim dengan Anda untuk minum kopi atau makan siang dan belajar tentang pekerjaan mereka.

2. Hindari gosip.
Bahkan jika Anda mengetahui kalau kepala departemen iklan mengenakan gaun paling jelek sedunia atau Anda menduga pria di ruang surat itu mengencani wanita di sudut kantor, simpan semuanya untuk diri sendiri. “Mengetahui hal itu bukan berarti Anda harus mengatakannya kepada orang lain," kata Shawnice Meador, direktur Career Management and Leadership Development di University of North Carolina's Kenan-Flagler School of Business di Chapel Hill.

"Jika Anda bukan bagian dari solusi, maka Anda adalah bagian dari masalah, dan itu buruk bagi karier dan kesehatan mental Anda," kata Lynne Sarikas, Direktur Northeastern University's MBA Career Center di Boston. Itu karena gosip dapat menyebabkan Anda dianggap kurang dapat dipercaya oleh rekan kerja. Sebaliknya, katakan pujian ketika merasa tergoda untuk berbuat negatif atau ingin menyampaikan gosip.

3. Perbaharui resume Anda.
Membuat perubahan pada CV dapat menjadi bagian latihan penilaian diri yang sangat tepat dilakukan pada awal tahun baru. "Mendokumentasikan prestasi membuat Anda merasa lebih baik dengan apa yang telah Anda lakukan," kata Paul. "Dan tahun-tahun berlalu dengan cepat, sehingga siapkan stok lebih awal daripada nani-nanti."

Anda dapat secara terpisah membuat daftar hal-hal yang tidak bisa dan ingin dilakukan pada akhir tahun. Dengan meninjau resume Anda setiap bulan, akan membuat Anda dengan cepat mengingat keberhasilan dan mendukung prestasi itu secara spesifik di atas kertas.

4. Pertimbangkan soal perubahan.
Jika Anda tidak bahagia, mungkin sudah saatnya untuk membuat perubahan — internal maupun eksternal. Saran Zack: Buat daftar tentang apa yang ingin Anda mulai, hentikan dan lanjutkan. Kemudian, Anda dapat secara aktif bekerja mengubah tempat kerja atau tanggung jawab.

Namun manfaatkan peluang yang menggabungkan gairah dengan kekuatan Anda, ujar Amanda Agustinus, Job Search Expert for TheLadders. "Mungkin sedikit terlambat untuk menjadi balerina primadona, tapi bukan berarti Anda tidak dapat memanfaatkan keterampilan dan pengalaman yang ada dalam industri tari."

5. Terus gali wawasan Anda.
Sebagian besar organisasi memiliki panel diskusi online dan kelompok pengembangan keahlian, jadi cobalah ikut ambil bagian dan temukan hal-hal baru, orang-orang baru dan bahkan mungkin peluang baru. Terus belajar akan membantu Anda menjadi seorang ahli di bidangnya.

Bahkan bekerja dengan organisasi nirlaba dan magang yang tidak dibayar memungkinkan Anda mengembangkan dan meningkatkan keterampilan, kata Sarikas. Tidak punya waktu atau uang untuk melakukannya secara rutin? Zack menyarankan agar Anda menghadiri beberapa seminar gratis sepanjang tahun.

6. Katakan, "terima kasih."
Tahun ini, luangkan waktu untuk mengenali orang-orang yang membuat pekerjaan Anda lebih mudah dan telah membantu Anda menemukan sukses dalam karier. Terkadang kita lupa untuk mengucapkan rasa terima kasih, tapi "orang-orang menghargai jika mereka dihargai," kata Zack.

Dia mengatakan bahwa dengan membuat ucapan terima kasih tertulis sangat dihargai, sehingga cobalah menyimpan notes di meja Anda dan tulis tangan setiap bulan atau lebih. Entah Anda berterimakasih kepada seseorang atas waktu yang mereka berikan atau berhubungan kembali dengan seseorang yang dulu pernah memberikan dukungannya, terangkan dengan spesifik dan jelas tentang apa yang mereka lakukan dan bagaimana bantuan mereka berguna bagi Anda.

7. Ceritakan tujuan Anda.
Anda tidak bisa berkembang dalam perusahaan jika tidak berbagi aspirasi dengan atasan. Tinjauan tahunan adalah waktu yang tepat agar aspirasi Anda tersampaikan, kata Agustinus. Kembangkan rencana pertumbuhan dengan manajer. "Sepakati harapan kerja terukur dan spesifik serta pastikan untuk melakukan pertemuan secara rutin untuk membahas arah karier yang ingin Anda tempuh," kata Meador.

8. Menjadi mentor.
Berbagi apa yang Anda pelajari sepanjang karier dapat memberikan manfaat, sehingga tahun ini, temui seseorang yang baru memulai, yang dapat Anda bimbing secara profesional. "Membantu mereka akan membuat Anda merasa lebih baik, dan Anda akan membuat diri sendiri lebih bertanggung jawab untuk menjadi panutan yang positif," kata Sarikas.

Lakukan setidaknya sekali dalam sebulan dan gunakan pengalaman Anda agar membuat pekerjaan mereka berhasil dan memberikan tantangan.

9. Menjaga (atau menjelajahi) keseimbangan kehidupan dan kerja.
Berniatlah untuk membuat perubahan agar membawa keselarasan yang lebih baik, kata Sarikas. Dia menyarankan kencan malam rutin yang terjadwal dengan pasangan dan menyiapkan malam tertentu dalam sepekan untuk makan malam keluarga atau menonton film sendiri. Anda juga bisa menjelajahi jadwal kerja yang lebih fleksibel (bekerja dari rumah pada satu kesempatan, datang lebih awal untuk pulang lebih awal), kata Agustinus, tetapi pastikan untuk "melakukan penelitian dan mengembangkan sebuah proposal untuk didiskusikan dengan manajer Anda." Dia mungkin bisa menyetujuinya: Jauhi diri dari meja kerja untuk melakukan hal yang memberikan energi dan akan meningkatkan efisiensi harian Anda.

10. Jatuh cinta lagi dengan apa yang Anda lakukan.
Merupakan hal yang umum saat pekerjaan Anda tidak menarik lagi setelah beberapa saat, tetapi Anda harus "mengenali kapan itu terjadi dan putuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya," kata Agustinus.

Tentukan masalah dan selesaikan dengan manajer Anda atau buatlah perubahan yang serius. Sebelum Anda membuat gerakan tiba-tiba, Agustinus menyarankan agar menjelajahi akar masalah selama beberapa pekan. Sarikas menyarankan agar mengingat alasan Anda mengambil pekerjaan itu. "Nikmati apa yang Anda sukai dalam pekerjaan," katanya. "Jika Anda jatuh cinta kembali dengan pekerjaan, Anda akan lebih produktif dan sukses."

sumber: http://id.she.yahoo.com/10-cara-mengembangkan-karier-di-2013-025331880.html
By Woman s Day | Secrets to Your Success

10 Cara Pintar Ambil Risiko Dalam Berbisnis

Kata “risiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang risiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar.

Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya:

Cari tren terbaru dan kembangkan. Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis.

Cari harta karun yang terpendam dan temukan pasar yang belum dilirik orang. Bahkan perusahaan berpenghasilan triliunan rupiah tidak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menemukan pasar menguntungkan yang tidak dilihat atau bahkan diincar orang lain.

Manfaatkan kelemahan pesaing dan jadikan itu sebagai kekuatan Anda. Pengusaha yang memiliki pandangan tajam memiliki bakat melihat dunia melalui sudut pandang pelanggannya. Kualitas yang dimiliki tersebut dapat membantu Anda tampil menonjol dalam kekurangan dan kelemahan pesaing.

Tajamkan pandangan. Kapan pun ada kesempatan, perhatikan dengan saksama area pasar yang diabaikan pesaing. Hal tersebut lebih mudah dilakukan daripada meredupkan produk-produk yang sudah terkenal, dan menunggu perubahan konsumsi pelanggan, meskipun solusi yang Anda miliki lebih baik.

Patahkan aturan konvensional. Banyak nama pengusaha tercatat dalam buku sejarah keberhasilan karena mereka telah berani menyimpang dari formula dan cara berpikir yang mapan dan sudah ada. Menantang tradisi yang sudah ada mampu membuka pintu keuntungan kompetitif.

Hemat uang dan beriklan dengan biaya yang murah. Jika Anda memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan, ada cara kreatif untuk menarik perhatian pelanggan tanpa iklan yang mahal. Mulailah dengan media sosial, blogging, dan promosi dari mulut ke mulut.

Jangan biarkan kesulitan dan kegagalan mengalahkan Anda. Daftar peringkat pengusaha sukses diisi oleh para pria dan wanita yang menolak berhenti percaya pada dirinya sendiri, meski mendapatkan cemoohan dari orang lain yang menyakitkan. Ketahanan dan ketekunan bisa membawa Anda menuju kesuksesan.

Percaya pada intuisi. Sebuah badan penelitian menyatakan, intuisi adalah bentuk nyata pengetahuan. Itu merupakan kemampuan yang dapat Anda asah dan kembangkan — hal tersebut dapat sangat bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis yang kacau dan tidak bisa diprediksi. Dalam kondisi seperti itu, intuisi mampu mengalahkan analisis rasional.

Terus ciptakan inovasi. Pengusaha dengan kinerja yang bagus memulai dari nol untuk menciptakan perusahaan yang dikenal luas dan terus menyesuaikan diri agar dapat bertahan di tengah perubahan pasar. Perasaan terlalu cepat puas itu seperti ban bocor halus. Ketika Anda menyadarinya, kerusakan sudah sangat parah.

Mulai sekarang juga! Waktu yang sempurna untuk memulai bisnis tidak akan datang dengan sendirinya. Sering kali, menunggu hanya memberi kesempatan bagi pesaing untuk memukul Anda dengan telak. Jika Anda percaya ide Anda akan sukses, maka ambillah risiko dan mulailah beraksi.

Percayalah terhadap kekuatan ide Anda dan segera mulai kejar impian dunia usaha Anda. Dengan kecerdasan dalam mengenal risiko, Anda pun akan mampu meraih sukses.

sumber: http://id.she.yahoo.com/10-cara-pintar-ambil-risiko-dalam-berbisnis-130902184.html

Saran Untuk Karyawan yang Buka Usaha

Klinik UKM
Iim Rusyamsi, S.T.
Detik.com

Jika anda yang masih menjadi karyawan maka beberapa tips memulai usaha adalah:

1. Miliki alasan yang kuat, Anda perlu alasan yang kuat kenapa ingin menjadi pengusaha, alasan inilah yang menggerakkan langkah Anda mantap untuk menjalankan usaha dan mewujudkan impian Anda. Hindari alasan yang sesaat yang bisa mematahkan semangat Anda dalam berwirausaha.

2.Ajak istri/suami/keluarga dekat/teman, ajaklah orang-orang terdekat Anda untuk menjadi partner dalam menjalankan usaha sehari-hari sementara Anda masih bekerja sebagai karyawan. Mereka lah yang akan menjalankan usaha Anda sesuai arahan dan strategi usaha yang Anda buat bersama mereka.

3. Manajemen waktu, Anda harus mampu mengelola waktu Anda, agar tempat Anda bekerja tidak terganggu dan dirugikan secara waktu karena Anda mempunyai usaha. Anda harus mampu disiplin mengatur waktu ini. Di saat jam kerja, Anda harus curahkan waktunya kepada perusahaan dan di luar jam kerja seperti malam hari dan libur itulah waktu untuk usaha Anda sendiri. Pertimbangkan juga untuk mengajukan cuti jika Anda ada urusan penting dengan usaha Anda disaat jam kerja.

4. Pilihlah usaha yang sesuai dengan kompetensi yang Anda miliki, atau hobby yang Anda geluti dan atau juga yang sumber daya relasi yang Anda miliki. Usaha yang Anda pilih tidak harus dijalankan langsung secara besar dengan modal besar.

Usaha yang bermodal kecil seperti membuka rumah makan di rumah, menjadi agen penjualan busana, pulsa, sembako, memilih kemitraan/waralaba dan lain-lain bisa menjadi pilihan Anda.

5. Jangan usaha yang sama dengan kantor, sebaiknya hindari usaha yang sama dengan usaha yang sama dengan perusahaan Anda bekerja untuk menghindari konflik kepentingan.

6. Gabung di komunitas, bergabunglah dengan komunitas-komunitas, grup atau forum wirausaha yang bisa membantu Anda mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari yang lainnya sehingga Anda juga dapat mempunyai lingkungan usaha yang saling mendukung.

7. Gunakan teknologi, dalam membantu monitoring dan komunikasi dengan tim kerja Anda di usaha Anda maka gunakan teknologi seperti : website, email, smartphone, cctv dan lainnya.

8. Jika usaha Anda sudah menghasilkan keuntungan minimal 3 kali dari jumlah gaji yang didapat dan stabil selama 1 tahun maka perlu dipertimbangkan untuk menjadi pengusaha penuh waktu dan mengembangkan usahanya lebih besar lagi.

Demikian Saran Untuk Karyawan yang Buka Usaha Selamat menjalankan usaha Anda

Kelebihan Menjadi Wirausahawan

Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seorang wirausaha, antara lain:
1. Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita.

2. Kesempatan untuk menciptakan perubahan.

3. Untuk mencapai potensi penuh Anda.

4. Untuk menuai keuntungan yang mengesankan.

5. Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda.

Selain kelebihan menjadi seorang wirausaha, juga terdapat beberapa kekurangan dan risoko yang hasus dipatahkan oleh wirausahawan, antara lain :
1. Ketidakpastian pendapatan, mendirikan dan menjalankan bisnis tidak memberikan jaminan akan mendapatkan cukup uang untuk bertahan hidup.

2. Adanya risiko kehilangan seluruh investasi, tingkat kegagalan bisnis kecil relatif tinggi.

3. Jam kerja yang panjang dan bekerja keras

4. Kualitas hidup lebih rendah sampai bisnis didirikan.

5. Tanggung jawab kompleks, banyak pengusaha diharuskan untuk membuat keputusan mengenai isu-isu di luar bidang ilmu.

6. Putus asa, sangat membutuhkan dedikasi, disiplin, dan keuletan untuk mengatasinya.

Pengertian Wirausahawan

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wirausahawan didefinisikan sebagai "orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya. Sedangkan, Louis Jacques Filion menggambarkan wirausahawan sebagai orang yang imajinatif, yang ditandai dengan kemampuannya dalam menetapkan sasaran serta dapat mencapai sasaran-sasaran itu. Ia juga memiliki kesadaran tinggi untuk menemukan peluang-peluang dan membuat keputusan.

Wirausahawan memiliki dan mampu berpikir kreatif-imajinatif, melihat peluang dan membuat bisnis baru. Seorang wirausahawan adalah seorang manajer, tetapi melakukan kegiatan tambahan yang tidak dilakukan semua manajer. Manajer bekerja dalam hierarki manajemen yang lebih formal, dengan kewenangan dan tanggung jawab yang didefinisikan secara jelas sedangkan pengusaha menggunakan jaringan daripada dari kewenangan formal.

Pengertian dan Tujuan dilakukannya Forecasting (Teknik Proyeksi Bisnis)

Teknik Proyeksi Bisnis.
Pengertian Forecasting adalah peramalan (perkiraan) mengenai sesuatu yang belum terjadi pada waktu yang akan datang.

Forecasting bertujuan agar forecast yang dibuat dapat meminimumkan pengaruh ketidakpastian terhadap perusahaan atau meminimumkan kesalahan meramal (forecast error) yang biasanya diukur dengan Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Error (MAE) dsb.

12 Sifat yang Harus Dimiliki Entepreneur

Seseorang dikatakan sebagai seorang Entepreneur jika memiliki 12 sikap yang akan menentukan kesuksesannya dalam menjalankan kegiatannya. 12 sifat tersebut yaitu:

  1. Percaya diri 
  2. Tanggung jawab
  3. Mampu berkomunikasi
  4. Belajar hal baru
  5. Team player
  6. System oriented
  7. Dedikasi tinggi
  8. Grateful (bersyukur)
  9. Optimis
  10. Fun
  11. Pemimpin
  12. Tidak takut resiko

Pertanyaan yang Harus Diperhatikan Dalam Menyusun Business Plan

Pertanyaan yang harus diperhatikan dalam menyusun business plan antara lain:
  1. Apakah saya berpikir layaknya seorang pengusaha?
  2. Apakah hal diatas tercermin dalam rencana usaha saya?
  3. Apakah saya telah mengungkapkan keunikan usaha?
  4. Apakah visi saya tercermin dalam rencana usaha?
  5. Apakah rencana usaha menggunakan asumsi-asumsi yang masuk akal?
  6. Apakah faktor-faktor risiko yang ada dalam rencana usaha sudah cukup mewakili berbagai risiko usaha yang mungkin terjadi?

Konsepsi Dasar Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan perilaku dinamik, menerima resiko, kreatif serta yang berorientasi pada pertumbuhan. Kewirausahaan sebuah sifat genetik, tetapi lebih merupakan keterampilan yang dapat dipelajari.

Karakter unik dari kewirausahaan adalah merintis dan membangun sesuatu yang baru dan lebih efektif dibanding dengan meneruskan sesuatu yang sudah ada

Ciri-Ciri Pribadi Wirausahawan

Ciri-ciri pribadi yang ada pada wirausahawan, yaitu:

  1. Percaya diri
  2. Orientasi tugas dan keberhasilan
  3. Pengambilan keputusan
  4. Kepemimpinan
  5. Inovatif
  6. Orientasi masa depan

Buka usaha dengan modal dengkul, bisakah?

Untuk memulai usaha tidak harus selalu dari modal uang karena segala sesuatunya sebenarnya berasal dari ide-ide dan impian yang tiap orang miliki. Tapi ide brilian tidak akan ada artinya jika kreativitas tidak dikembangkan. Jadi diperlukan keberanian mengambil risiko dalam berbisnis.

Sebagian besar orang sukses di dunia mengawali suksesnya dengan ide-ide yang tidak lumrah, kreatif dalam mengimplementasikan idenya, serta berani untuk merealisasikannya.

Wirausahawan harus jeli melihat peluang, masalah-masalah yang muncul dalam kehidupan justru memunculkan peluang usaha.

Sikap menjajal hal-hal baru perlu dilakukan. Dengan ini kemungkinan untuk melebarkan sayap usaha terbuka lebar karena potensi dari hal yang belum tergarap dapat terpetakan.

Jangan pernah menyerah jika apa yang dihasilkan tidak sesuai harapan, tetap komit atas apa yang dilakukan dengan inovasi yang dilakukan bakal membalik menjadi kesuksesan. Ingat, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Rahasia Kiat Wirausaha Muda

Menjadi seorang wirausaha tidaklah mudah, banyak yang mencoba dan banyak pula yang gagal. Namun dengan fokus, keuletan dan ketekunan, persoalan itu akan teratasi. Dalam berbisnis pasti ada kegagalan, namun kegagalan tersebut akan menghasilkan ketika kita terus mencoba dan mencoba. Ikutilah forum-forum, disitu kita dapat saling berbagi pengalaman dengan orang lain.

Wirausaha itu harus mampu melihat & menilai kesempatan

Menurut G Meredith, seorang wirausaha adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan yang ada. Mulailah dari percaya diri berusaha dengan kecakapan hidup. Berwirausaha bukanlah bentuk pekerjaan yang mengharuskan kepemilikan modal besar dalam memulainya. Carilah peluang usaha baru sehingga kesempatan untuk berhasil terbuka lebar.

Alasan kenapa Indonesia belum mendapatkan manfaat yang pantas di era globalisasi

Saat ini Indonesia berada di posisi "objek" bagi perusahan-perusahaan besar di negara lain. Indonesia hanya dijadikan pasar bagi berbagai negara, namun Indonesia belum bisa menyerbu pasar di negara-negara lain.

Kenapa bisa terjadi seperti itu? Menurut Arifin Ponigorog, pendiri medco group, yang pertama, karena Indonesia selalu mengandalkan utang luar negeri sejak tahun 1960. Dan pemerintah sering melupakan kemampuan dan kekuatan karakter bangsa. Utang luar negeri juga kerap dikorupsi.

Kedua, rendahnya tingkat pendidikan masyarakat mengakibatkan lemahnya kemampuan anak bangsa dalam mengelola SDM.

Ketiga, daya saing negara ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kreadibilitas dan efisiensi pemerintahan dan kemampuan masyarakatnya untuk bekerja sama secara kreatif.

Jadi, walaupun Indonesia mempunyai sumber daya yang kaya, namun lemah dalam 3 hal tersebut sehingga Indonesia menjadi negara dengan daya saing rendah. Tiga hal tersebut harus mampu diatasi, masyarakat Indonesia harus meyakini kemampuannya untuk menjadi bangsa yang maju.

Jadilah Usahawan Muda

Membangun usaha dari muda bukanlah hal yang mustahil. Yang perlu diperhatikan adalah berani mencoba dan tidak takut gagal. Kuatkan sistem pengelolaan bisnisnya agar mampu bertahan di tengah persaingan. Mulailah dari sedini mungkin dan lihatlah persaingan global bukan lokal saja.

Wujudkan Masyarakat Entrepreneurial

Masyarakat entrepreneur adalah masyarakat yang kreatif, inovatif beretika. Untuk membangun masyarakat seperti ini, tidak dapat hanya mengandalkan swasta melalui produk yang kompetitif saja, pemerintah juga harus mendukung dengan menciptakan birokrasi yang efisien, bersih & transparan, serta mampu mengembangkan kualitas pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Pendidikan juga menjadi sektor penting. Sektor pendidikan harus melahirkan orang yang mempunyai motivasi tinggi, berani, gigih dan percaya diri serta membangun sumber daya manusia yang berkompeten di bidangnya

Karier Gaya Baru

Satu dua dasawarsa lalu, kita masih banyak menemukan kantor-kantor atau toko tutup jam 2 siang dan menerima situasi tersebut sebagai hal yang biasa. Bila kita menemukan situasi semacam itu sekarang. Kita mungkin akan tertawa dan menganggap hal tersebut jadul alias ketinggalan jaman. Kini, tidak hanya rumah sakit yang buka 24 jam. Apotek, supermarket, perbangkan,warnet, bengkel dan toko kebutuhan sehari-hari pin berlomba-lomba memberi layanan sepanjang hari.

Memulai Usaha dengan Modal Kecil

Memulai usaha dengan modal yang sedikit mungkin agak menyusahkan untuk sebagian orang. Namun jika ada keinginan yang kuat, usaha itu akan berjalan lancar. Bagaimana memulai usaha dengan modal yang sedikit itu, berikut kami berikan beberapa tips untuk memulai usaha dengan modal kecil

1. Tabunglah keuntungan yang kecil itu untuk menambah modal, agar usaha sedikit demi sedikit menjadi lebih besar, setelah usahanya tampak prospektif pasti akan dilirik oleh investor ataupun perbankan untuk menawarkan pinjaman usaha.

2. Jangan sekali-kali menggunakan uang usaha untuk memenuhi kebutuhan anda. Pisahkan keuangan pribadi dan uang untuk menjalankan usaha

3. Jika anda membutuhkan tambahan modal, buatlah proposal tentang rencana usaha yang akan digeluti, sebagai alat yang bisa dipakai untuk menyakinkan orang lain yang mempunyai modal. Mungkin teman, pelanggan atau orang lain yang memiliki modal yang bukan dari lembaga keuangan. Hal ini penting karena tidak semua permodalan dapat diperoleh dari perbankan bila kita akan membuka usaha. Ada juga orang yang memulai usahanya dengan modal orang lain, bisa dengan pola bagi hasil atau kerja sama dalam bentuk lain.

3. Dengan kreatifitas, yang belum tentu orang lain bisa.

8 Jurus awal menjadi pengusaha

Inilah 8 jurus awal yang diperlukan untuk menjadi seorang pengusaha

1. Berani memulai, artinya tidak perlu menunggu nanti, besok, atau lusa

2. Berani menanggung resiko, artinya tidak perlu takut mengalami kerugian

3. Seorang entrepreneur harus mampu menyusun suatu rencana sekarang dan ke depan sebagai pedoman dan alat kontrol baginya

4. Setiap tindakan yang dilakukan penuh perhitungan dan pertimbangan matang. Tidak bertindak gegabah dalam melangkah atau mengambil keputusan.

5. Tidak cepat putus asa, seorang pengusaha dituntut untuk selalu haus kemajuan dan selalu merasa kurang. Kemudian, pantang menyerah apalagi berputus asa.

6. Setiap tindakan harus selalu diiringi dengan sikap optimis dan penuh keyakinan karena ini merupakan motivasi untuk melangkah maju.

7. Memiliki etika & moral sebagai benteng untuk berwirausaha agar menjadi sukses

8. Memiliki tanggung jawab, artinya wirausahawan selalu bertanggung jawab terhadap aktivitas yang ia lakukan terhadap semua pihak.

Kasmir, S.E, M.M.

Keuntungan yang diperoleh dengan berwirausaha

Beberapa keuntungan yang akan didapat jika berwirausaha:

1. Meningkatnya harga diri
2. Memperoleh penghasilan untuk diri sendiri
3. Ide dan motivasi yang timbul untuk maju lebih besar
4. Masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung kepada orang lain.